Sekapur Sirih

Bismillahirahmanirrahim,
Assalamualaikum wr wb,

Dengan Bismillah membuka kata
Menyampaikan niat kami yang ada
Jika mendapat ridho Yang Kuasa
Hendak belajar berkata - kata

Saya jemput tuan dan puan
Beserta segala sanak saudara
Kiranya sudi keblog yg ada
Memberi restu beserta doa

Cari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat

Cari olehmu akan guru
Yang boleh taukan tiap seteru

Cari olehmu akan kawan
Pilih segala orang yang setiawan

(Gurindam Dua Belas pasal keenam)

Salam sejahtera buat semua tuan dan puan, selamat datang di blog pribadi kami,mohon kritik dan saran karna masih dalam pembelajaran, mari berbagi pengalaman diberbagai hal, kecil telapak tangan nyiru kami tadahkan....

Wassalam

Judul : Mau Ke Mana Obama?

Sinopsis
Saat ini banyak yang memuja Obama. Banyak yang menggantungkan harapan padanya. Banyak yang mengira bahwa jika kelak Obama menjadi Presiden Amerika, dia akan membuat Amerika lebih bersahabat dengan dunia, khususnya dunia Islam. Tapi, benarkah itu? Apakah kita telah benar-benar mengenal Obama? Siapa sebenarnya dia dan apa yang akan dia lakukan bila menjadi presiden Amerika?

Fakta tentang Obama:
  • Mendukung Zionis Israel.
  • Menentang
kemajuan negara-negara Muslim yang mandiri seperti Iran dan Suriah.
  • Menganggap Irak, Afghanistan, dan Pakistan sebagai sarang teroris.
  • Menolak dukungan Nation of Islam.
  • Dll.


Buku ini menghadirkan pikiran-pikiran Obama sendiri, yang dengannya kita bisa membaca langkah-langkah Obama ke depan bila menjadi presiden Amerika.

Perang di Irak telah membesarkan hati Iran yang memberikan tantangan terbesar terhadap kepentingan Amerika di Timur Tengah, meneruskan program nuklir mereka dan mengancam sekutu kita, Israel. Hamas menguasai Gaza, bendera-bendera Hizbullah berkibar di kota Sadr. Kalau saya jadi presiden, kita akan menjalani perang yang harus dimenangkan: keluar dari Irak menuju ke medan yang tepat, yakni ke Afghanistan dan Pakistan. Sebagai presiden, saya akan membuat Program Kerja Sama Keamanan Bersama demi melumpuhkan jaringan teroris dari pulau-pulau terpencil di Indonesia hingga ke kota-kota yang membujur di Afrika. Saya juga akan mendukung Dana Pendidikan Global untuk melawan madrasah-madrasah radikal.

12 Oktober 2008 Kategori: oleh: Granat Natuna :  

0 komentar:


Tragedi Laut Serasan