Sekapur Sirih

Bismillahirahmanirrahim,
Assalamualaikum wr wb,

Dengan Bismillah membuka kata
Menyampaikan niat kami yang ada
Jika mendapat ridho Yang Kuasa
Hendak belajar berkata - kata

Saya jemput tuan dan puan
Beserta segala sanak saudara
Kiranya sudi keblog yg ada
Memberi restu beserta doa

Cari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat

Cari olehmu akan guru
Yang boleh taukan tiap seteru

Cari olehmu akan kawan
Pilih segala orang yang setiawan

(Gurindam Dua Belas pasal keenam)

Salam sejahtera buat semua tuan dan puan, selamat datang di blog pribadi kami,mohon kritik dan saran karna masih dalam pembelajaran, mari berbagi pengalaman diberbagai hal, kecil telapak tangan nyiru kami tadahkan....

Wassalam

HIV/AIDS,KONDOM,ZINA DAN NARKOBA


Indonesia dan bangsa Indonesia–ya, kita-kita ini–memang “lucu.” Di sono ada kampanye kondom, kita pun ikut. Setiap 1 Desember diperingati sebagai hari HIV/AIDS sedunia, termasuk di Indonesia. Ok, ini bagus untuk mengingatkan kita agar tidak mendekati perbuatan-perbuatan yang akan berakibat terjangkit dari penyakit yang belum ditemukan obatnya itu. Tapi, agak aneh kalau kemudian untuk menghindari HIV/AIDS itu dilakukan kampanye besar-besaran agar kita memakai kondom dan melupakan langkah preventif lain yang lebih esensial: hindari berzina dan hindari narkoba; dua faktor yang jadi penyebab utama HIV/AIDS.


Di Barat, kampanye kondom bisa dimaklumi. Karena perzinahan tidak jadi masalah asal suka sama suka. Dan karena itu, langkah preventif satu-satunya ya memakai kondom itu. Di Indonesia, sebagai negara yang mayoritas rakyatnya Muslim, berzina dan narkoba jelas sangat dilarang keras oleh agama. Mengapa hal ini tidak dikampanyekan secara besar-besaran? Mengapa pemakaian kondom yang justru anjuran paling nyaring didengungkan? Ah, Indonesiaku. www.fatihsyuhud.com

Natuna kini :

Dampak dari perkembangan daerah diantaranya permasaalahan diatas, semua sangat terkait erat, berbagai kasus kita jumpai ditengah masyarakat, kawan2 pengedar sangat haafl betul seluk beluk kelemahan lobang masuk untuk memasukan barang2 haram alias kawan setan ini kekampung ini, begitu juga dengan kawan2 germo alias tukang kumpul perempuan sangat pandai berdalih dengan petugas untuk membungkus manis bisnis prostitusi / zina terbuka mereka yang dibuat sebagai anak kost ala modern, akibatnya Kondompun laris katanya untuk menghindari penyakit HIV/AIDS.
Marilahkita jujur melihat peradaban anak2 muda kita, apa yang mulai luntur dan pudar dan apa yang mulai menjamur, budaya bebas kini menghantui para orang tua..........Ampun....mari kita bersatu padu berbuat cegah ini.

23 November 2008 Kategori: oleh: Granat Natuna :  

0 komentar:


Tragedi Laut Serasan