Sekapur Sirih

Bismillahirahmanirrahim,
Assalamualaikum wr wb,

Dengan Bismillah membuka kata
Menyampaikan niat kami yang ada
Jika mendapat ridho Yang Kuasa
Hendak belajar berkata - kata

Saya jemput tuan dan puan
Beserta segala sanak saudara
Kiranya sudi keblog yg ada
Memberi restu beserta doa

Cari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat

Cari olehmu akan guru
Yang boleh taukan tiap seteru

Cari olehmu akan kawan
Pilih segala orang yang setiawan

(Gurindam Dua Belas pasal keenam)

Salam sejahtera buat semua tuan dan puan, selamat datang di blog pribadi kami,mohon kritik dan saran karna masih dalam pembelajaran, mari berbagi pengalaman diberbagai hal, kecil telapak tangan nyiru kami tadahkan....

Wassalam

FATWA HARAM MEROKOK....apa mengusik anda


Adanya desakan fatwa haram rokok membuat Ketua MUI bidang fatwa , KH,Ma'ruf Amin berpikir keras, Ini Fatwa paling berat. Pertimbangannya kompleks,katanya....Bila rokok dihalalkan,madarat kesehatan berkembang, Bila diharamkan mutlak madarat lain muncul. Penyerapan tenaga kerja dan pendapatan negara terancam menurun. Bagaimana dengan anda,pakah termasuk seorang yang terusik dengan akan keluarnya fatwa ini..........he he yang jelas Kalau Anda salah tempat merokok diJakarta dendanya lumayan way...


Kerana merokok akan memberi kemudharatan dan pembaziran.Pada pandangan syara' ia termasuk dalam dosa-dosa kecil dan ianya haram عارضى"(kesannya)dan bukan haram "zati"(zatnya). 'Illah pengharaman berdasarkan kepada qaedah fiqhiyyah iaitu:
"الضرار يزال" .لاضررولاضرار dan درء المفاسد مقدم على جلب المصالح"



01 Desember 2008 Kategori: oleh: Granat Natuna :  

3 komentar:

On 2 Desember 2008 20.23 , Anonim mengatakan...

DUKUNG BANGET MUI FATWA HARAM, TAPI NEGARA GMANA DENGAN PAJAK TEMBAKAU

 
On 2 Desember 2008 20.25 , Anonim mengatakan...

trus kalo ada yang melanggar gmana,ada yang nagkap kah...

 
On 4 Desember 2008 01.48 , meds mengatakan...

kalau saya tidak setuju di fatwa haram. tapi saya mendukung aturan seperti larangan merokok di tempat umum, kantor dll. yang jadi masalah kan tidak konsistennya pemerintah dengan aturan yang dibuat. akibantnya, rakyat justru seperti bangga kalau bisa melangar UU.

 

Tragedi Laut Serasan