Sekapur Sirih

Bismillahirahmanirrahim,
Assalamualaikum wr wb,

Dengan Bismillah membuka kata
Menyampaikan niat kami yang ada
Jika mendapat ridho Yang Kuasa
Hendak belajar berkata - kata

Saya jemput tuan dan puan
Beserta segala sanak saudara
Kiranya sudi keblog yg ada
Memberi restu beserta doa

Cari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat

Cari olehmu akan guru
Yang boleh taukan tiap seteru

Cari olehmu akan kawan
Pilih segala orang yang setiawan

(Gurindam Dua Belas pasal keenam)

Salam sejahtera buat semua tuan dan puan, selamat datang di blog pribadi kami,mohon kritik dan saran karna masih dalam pembelajaran, mari berbagi pengalaman diberbagai hal, kecil telapak tangan nyiru kami tadahkan....

Wassalam

Hati-hati Virus Obama di Inbox Anda

San Francisco (ANTARA News) - Demam Obama boleh jadi telah melanda dunia, menyusul kemenangan bersejarah calon presiden Demokrat itu pada Selasa lalu.

Kini, jutaan pengguna komputer terancam oleh virus Obama, beberapa perusahaan keamanan jaringan menyatakan akhir pekan lalu.

Pencipta virus tersebut berharap dapat mengeruk keuntungan dari begitu besarnya minat terhadap presiden terpilih Barack Obama, dengan limpahan pesan sampah yang katanya berisi berita kemenangannya.

Pesan itu menawarkan kepada pengguna hubungan ke video yang kabarnya berisi pidato kemenangan Obama. Padahal para pengguna diarahkan ke laman internet yang mengunduh program mata-mata, yakni mencuri informasi sensitif dari komputer pengguna.

Informasi ini kemudian dapat dipakai untuk mengakses rekening online, mencuri identitas dan memalsukan trasaksi kartu kredit.

"Para peretas (hacker) mengambil keuntungan dari masyarakat yang keranjingan Obama," kata Graham Cluley, konsultan teknologi senior pada SophoLabs, seperti dilaporkan DPA.

"Begitu banyak orang dilanda eforia atau tertarik pada pemilihan tersebut, sehingga mereka boleh jadi sangat rawan dengan ancaman ini. Kami berharap orang mulai menyadari untuk tak meng-klik tawaran-tawaran semacam ini," katanya

08 November 2008 Kategori: oleh: Granat Natuna :  

0 komentar:


Tragedi Laut Serasan