Sekapur Sirih

Bismillahirahmanirrahim,
Assalamualaikum wr wb,

Dengan Bismillah membuka kata
Menyampaikan niat kami yang ada
Jika mendapat ridho Yang Kuasa
Hendak belajar berkata - kata

Saya jemput tuan dan puan
Beserta segala sanak saudara
Kiranya sudi keblog yg ada
Memberi restu beserta doa

Cari olehmu akan sahabat
Yang boleh dijadikan obat

Cari olehmu akan guru
Yang boleh taukan tiap seteru

Cari olehmu akan kawan
Pilih segala orang yang setiawan

(Gurindam Dua Belas pasal keenam)

Salam sejahtera buat semua tuan dan puan, selamat datang di blog pribadi kami,mohon kritik dan saran karna masih dalam pembelajaran, mari berbagi pengalaman diberbagai hal, kecil telapak tangan nyiru kami tadahkan....

Wassalam

CALEG NYABU....

Waduh ...Satuan Narkoba Polresta Tanjung Pinang menangkap M salah seorang CALEG dari salah satu partai besar dikampung ini , sedang nyabu di Wisma Bintan Harmoni kamar 210 Tanjung Pinang, wow jauh - jauh keTanjung Pinang hanya mau nyabu pak pak...
Tes urine yah positif,ya ampun mau jadi apa ...seoorang caleg nyabu.....untung belum jadi anggota DPRD kalo dah jadi wah wah jangan - jangan nyabu bersama nanti , mana bisa sidang mikirin rakyat pak....kalau otaknya dah dimasukin butiran - butiran setan.
Pak Polisi jangan kasih hukuman ringan kasih aja yang berat seperti berat batu atau kayu...biar yang lain mikir dua kali.
Jangan - jangan banyak caleg - caleg lain yang "pemain" juga, wow harus tes urine lagi neh sebelum menjabat jadi anggota DPRD takunya setelah jadi jadi pemakai bahkan Bandar nanti....



27 Januari 2009 Kategori: oleh: Granat Natuna :  

4 komentar:

On 28 Januari 2009 00.37 , bongjun mengatakan...

untung sdh di tangkap.Segera turunkan posternya hahahaha,....

 
On 28 Januari 2009 07.15 , ngesti-daeng-rusnadi mengatakan...

Baru caleg sudah nyabu, gimana kalau jadi anggota Dewan? pecat saja.

 
On 28 Januari 2009 17.14 , Anonim mengatakan...

duh aduh...tuan caleg,,,mana bisa mikir kalo otaknyaberdebu..

 
On 28 Januari 2009 17.16 , Anonim mengatakan...

setan tu caleg....

 

Tragedi Laut Serasan